Show Your Talent
Rabu, 30 Januari 2008
Makanan Seimbang untuk Penyakit Ginjal Kronik
Yang dimaksud makanan seimbang adalah makanan yang cukup mengandung zat gizi yang seimbang untuk menunjang pertumbuhan dan memelihara kesehatan yang optimal. Makanan yang seimbang terdiri dari sumber tenaga, sumber zat pembangun dan sumber zat pengatur. Dalam kondisi ginjal yang sehat, ginjal akan mengeluarkan sisa hasil metabolisme makanan yaitu ureum dan asam urat serta membantu keseimbangan kadar air dalam tubuh. Selain itu, ginjal akan membantu pembentukan sel darah merah (hormon eritropoeitin) dan menjaga struktur tulang juga (dengan mengaktifkan vitamin D dari makanan).Apabila ginjal gagal berfungsi, terjadi penumpukan produk sisa makanan yaitu ureum dan air. Gejala ureum yang tinggi di antaranya adalah mual, muntah dan sakit kepala. Selain terjadi penumpukan sisa makanan, terjadi juga penumpukan air yang ditandai dengan udema dan kekurangan hemoglobin yang dintandai dengan wajah pucat karena anemia. Saat penyakit ginjal sudah berada dalam stadium V (GFR <15 mL/ menit), diperlukan adanya terapi pengganti ginjal yaitu dengan dialisis atau tranplantasi. Di sini akan dibahas mengenai makanan seimbang bagi penderita penyakit ginjal kronik (PGK) dengan dialisis, baik hemodialisis (HD) maupun peritoneal dialisis (PD).Mengapa pasien PGK HD/ CAPD harus mengatur makanannya? Beberapa alasan di antaranya:1. Zat gizi hilang pada saat pasien menjalani dialisis, asam amino hilang 4,4-7,7 g/ 1x HD2. Sering terjadi kurang gizi yang disebabkan karena kurangnya asupan makanan akibat tidak nafsu makan atau depresi, mual dan muntah, tidak adekuatnya dialisis, atau karena faktor sosial ekonomi3. Sering terjadinya kesakitan dan kematianBerdasarkan data K/ DOQI tahun 2001, 34-49% pasien HD memiliki status gizi kurangUntuk mengukur dan menyimpulkan status gizi seseorang, dapat digunakan beberapa metode, yaitu:1. Antropometri dengan memperhitungkan berat badan (BB) dan tinggi badan (TB)2. IMT (Index Massa Tubuh) dengan rumus BB/ TB2 (dalam meter). Status gizi dinilai normal apabila harga BB/ TB2 antara 18,5 – 253. Biokimia: albumin serum ≥ 3,5 mg/ mL4. Data asupan makan/ food recall dan record.Asupan yang baik adalah cukup jumlah dan kualitas 3x makan lengkap (pagi, siang, sore) ditambah 2-3x makan selingan5. Klinis, ada tidaknya mual, muntah, anoreksia atau gangguan gastrointestinalApabila sudah diketahui status gizi seorang pasien PGK, maka dapat diambil langkah-langkah yang sesuai dengan status gizi tersebut. Bagi pasien dialisis, yang terpenting adalah mengontrol asupan makanan yaitu cukup kalori, protein, kontrol asupan kalium, garam, mengontrol asupan air dan mengontrol dialisis(dialisis rutin dan cukup).Mengontrol asupan kalium dapat dilakukan dengan membatasi konsumsi makanan berkalium tinggi misalnya:a. Sayur: peterseli, bayam, daun pepaya, kelapa, b. Buah: alpukat, pisang, duku, durian, juice buahBegitu pula halnya dengan makanan berkadar garam tinggi yang dapat menyebabkan rasa haus, meningkatkan tekanan darah, dan mengakibatkan penumpukan / retensi air pada bagian tubuh tertentu, haruslah juga dibatasi. Beberapa bahan makanan yang memiliki kadar garam tinggi di antaranya adalah telur asin, ikan asin, keju, kerupuk, kecap, mie instan, makanan dalam kaleng, bumbu penyedap vetsin, komet, tauco, petis dan garam dapur tentunya.Bagaimana halnya dengan air? Asupan air harus dikontrol pula untuk mencegah terjadinya penumpukan cairan dalam tubuh. Konsumsi air dapat berasal dari air minum, susu, kuah sayur, ice cream, buah, madu, es batu, jelly, yoghurt, teh, sirup, madu dan lain sebagainya.Untuk mengontrol asupan air dari air minum, dapat digunakan rumusan volume urin + 500-750 mL. Diperhatikan pula kenaikan berat badan interdialisis diusahakan tidak melebihi 5% dari berat badan kering. Beberapa tips untuk meredakan rasa haus, dpaat dibaca dalam kolom Tips.Selain kalium, garam dan air, kadar fosfat dalam tubuh harus pula dikontrol. Apabila kadar fosfat tinggi, makanan tinggi fosfat dimodifikasi dan dikontrol dengan obat. Biasanya diberikan berupa CaCO3 dari dokter konsulen. Makanan tinggi fosfat di antaranya adalah telur, susu, ikan dengan tulang, coklat, keju, kacang-kacangan, kacangpanjang, jeroan, yoghurt dan kerang.Bahan makanan untuk menyusun diet seimbang untuk pasien dialisis, rata-rata dibutuhkan 6-8 penukar karbohidrat dan 4-6 penukar protein dalam satu hari. Berikut ini daftar beberapa bahan penukar:1. Karbohidrat, 1 penukar sama dengan:Roti ± 80 g (2 potong)Nasi ± 100 gBihun kering ± 50 gMie kering ± 50 gDianjurkan untuk makan ± 6-8 penukar/ hari2. Protein, 1 penukar sama dengan:Telur ± 60 g Daging ± 50 gIkan ± 50 gAyam ± 50 gCumi ± 40 g Udang ± 50 gTempe ± 50 gTahu ± 100 gDianjurkan untuk makan ± 4-6 penukar/ hari.Contoh perhitungan diet dan menu pasien HD Pria TB = 167 cm, BB = 60.3 kg, umur 40 tahunKebutuhan energi : 35 Kcal/ kg BB = 2100 KcalKebutuhan protein : 1.2 g/ kg BB = 72 g, 50% HBV 36 g protein hewaniPagi Roti isi selai 80 g 1p (penukar) sumber energiTelur rebus 60 g 1p sumber proteinSiang Nasi 200 g 2p sumber energiIkan goreng 50 g 1p sumber proteinDaging 50 g 1p sumber proteinTempe bacem 50 g 1p sumber proteinCap cay 50 g Buah 100 g MalamNasi 200 g 2p sumber energiAyam goreng 75 g 1.5p sumber proteinTempe bacem 50 g 0.5p sumber proteinCap cay 50 g Buah 100 g Pkl 10.00 kue apem (1p sumber energi) + teh manis/ sirup Pkl 16.00 kue putu mayang (1p sumber energi) + teh manis/ sirupTotal 6p sumber energi dan 6p sumber proteinBagaimana membuat makanan menarik dan tidak membosankan?1. Variasikan menu2. Variasikan warna3. Rasa: gunakan salam, laos, jahe, bawang merah, bawang putih, dan lain-lain4. Perhatikan tekstur, termasuk baunya5. Cara penyajian6. Ciptakan suasana makan yang menyenangkanTriyani Kresnawan, DCN, M.KesAhli Gizi RSCM
Selasa, 15 Januari 2008
Tipe-tipe Jerawat
Jerawat merupakan suatu penyakit kulit yang biasa dialami oleh setiap orang. Kata jerawat berasal dari bahasa Yunani yang berarti “masa yang paling penting dalam hidup”. Disebut begitu mungkin karena para pemilik jerawat biasanya mengalami masalah seperti : penurunan harga diri, kurang PD, pergaulan sosial, kemurungan, dan menurunnya produktivitas kerja.
Sebenarnya.ada tiga tipe jerawat yang cara penanganannya pun berbeda.
TIPE 1: Komedo
Komedo adalah nama ilmiah dari pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau
tertutup. Komedo yang terbuka disebut juga sebagai blackhead, terlihat
seperti pori-pori yang membesar dan menghitam (yang berwarna hitam itu bukan kotoran; sebenarnya itu adalah penyumbat pori yang berubah warna karena teroksidasi dengan udara). Komedo yang tertutup, atau whitehead, memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat; makanya terlihat seperti tonjolan putih kecil-kecil dibawah kulit. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pd kulit. Bila anda tidak membersihkan kulit wajah secara berkala, sel-sel kulit mati menumpuk di kulit; minyak di permukaan kulit kemudian menutup sel-sel kulit lalu terjadilah penyumbatan. Make up dan produk penataan rambut yang mengandung minyak juga dapat memperparah keadaan. Berkeringat dan udara yang panas dan lembab dapat juga menyumbat pori-pori.
Pencegahan
• Mencuci wajah setiap pagi dan malam dengan pembersih mengandung salicylic-acid atau AHA/BHA (untuk mengelupas sel-sel kulit mati) atau scrub kulit wajah minimal seminggu sekali.
• Menggunakan kertas minyak untuk menyerap kelebihan minyak di wajah (bagi yang minyaknya berlebih).
• Gunakan juga masker untuk kulit berminyak seminggu sekali.
Penyembuhan
• Hilangkan blackheads dengan plester pore strips (seperti Biore Pore Pack).
• Untuk whitehead, pakai obat jerawat yang mengandung salicylic-acid.
TIPE 2 : Jerawat Biasa
Jenis jerawat `klasik’ ini mudah dikenali dengan tampilan tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi dengan bakteri (yang terdapat dipermukaan kulit). Stres, hormon dan udara yang lembab dapat memperbesar kemungkinan infeksi jerawat karena menyebabkan kulit memproduksi minyak (yang merupakan tempat berkembang-biaknya bakteri). Jerawat yang disebabkan oleh hormon biasanya muncul di sekitar rahang dan dagu.
Pencegahan
• Untuk membunuh bakteri-bakteri penyebab jerawat, gunakan sabun muka yang mengandung benzoyl-peroxida, atau sabun sulfur.
• Gunakan masker anti bakteri/ jerawat seminggu sekali.
• Kalau obat-obat jerawat yang dijual bebas tidak ampuh, mintalah pada dokter kulit untuk meresepkan obat jerawat yang mengandung vitamin A derivatif seperti Retin-A.
Penyembuhan
• Untuk mengurangi peradangan dan membunuh bakteri, pakailah obat jerawat yang mengandung benzoyl-peroksida, atau bila kulit anda tidak tahan, gunakan produk yang mengandung sulfur, seperti Neo Medrol.
• Kalau obat-obat jerawat tadi tidak berhasil juga, mintalah resep salep yang mengandung antibiotik, salah satunya Garamicyn (bisa dibeli bebas). Salep ini bisa membunuh bakteri dan mengurangi pembengkakan juga peradangan.
TIPE 3: Cystic Acne (Jerawat Batu/Jerawat Jagung)
Bila anda merasa muka anda seperti pizza yang penuh topping, nah… inilah cystic-acne; jerawat yang besar, dengan tonjolan2 yang meradang hebat, berkumpul di seluruh muka (berbeda dengan jerawat biasa yang berkumpul di salah satu bagian muka). Inilah `godfather’nya jerawat, yang paling merusak tidak hanya secara fisik, tapi juga kepercayaan diri. Penderita cystic-acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang juga menderita jerawat jenis ini. Secara genetik, penderitanya memiliki :
(1) kelenjar minyak yang over-aktif yang membanjiri pori-pori dengan minyak,
(2) Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal, dan
(3) memiliki respons yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit.
Pencegahan
• Obat-obat jerawat yang dijual bebas tidak akan ampuh untuk jerawat jenis ini. Memakai scrub pun tidak akan ada hasilnya. Jalan satu-satunya adalah meminta dokter meresepkan pil antibiotik seperti tetracycline.
• Bila dalam sebulan tidak ada tanda-tanda perbaikan, mungkin dokter akan memberikan resep Accutane (kurang pasti di Indonesia sudah ada atau belum), obat yang efektif, tapi kontroversial. Meskipun penyembuhannya memakan waktu hingga 5 bulan, dan dapat mengakibatkan bayi cacat pada ibu hamil, tapi tetap saja dianggap sebagai obat mujarab pilihan terakhir.
Pengobatan
• Untuk jerawat batu yang hanya satu-dua, penyembuhan yang efektif adalah meminta dokter kulit menyuntik jerawat dengan cortisone, yang membuat jerawat ini sembuh dalam waktu 48 jam.
• Kalau kasusnya kronis, pil Accutane bisa dicoba, meskipun anda akan mengalami beberapa efek samping, seperti kulit yang kering dan bibir pecah-pecah yang parah (untuk kasus ini, minta dokter kulit anda meresepkan Acclovate, lip balm anti peradangan).
Sebenarnya.ada tiga tipe jerawat yang cara penanganannya pun berbeda.
TIPE 1: Komedo
Komedo adalah nama ilmiah dari pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau
tertutup. Komedo yang terbuka disebut juga sebagai blackhead, terlihat
seperti pori-pori yang membesar dan menghitam (yang berwarna hitam itu bukan kotoran; sebenarnya itu adalah penyumbat pori yang berubah warna karena teroksidasi dengan udara). Komedo yang tertutup, atau whitehead, memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat; makanya terlihat seperti tonjolan putih kecil-kecil dibawah kulit. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pd kulit. Bila anda tidak membersihkan kulit wajah secara berkala, sel-sel kulit mati menumpuk di kulit; minyak di permukaan kulit kemudian menutup sel-sel kulit lalu terjadilah penyumbatan. Make up dan produk penataan rambut yang mengandung minyak juga dapat memperparah keadaan. Berkeringat dan udara yang panas dan lembab dapat juga menyumbat pori-pori.
Pencegahan
• Mencuci wajah setiap pagi dan malam dengan pembersih mengandung salicylic-acid atau AHA/BHA (untuk mengelupas sel-sel kulit mati) atau scrub kulit wajah minimal seminggu sekali.
• Menggunakan kertas minyak untuk menyerap kelebihan minyak di wajah (bagi yang minyaknya berlebih).
• Gunakan juga masker untuk kulit berminyak seminggu sekali.
Penyembuhan
• Hilangkan blackheads dengan plester pore strips (seperti Biore Pore Pack).
• Untuk whitehead, pakai obat jerawat yang mengandung salicylic-acid.
TIPE 2 : Jerawat Biasa
Jenis jerawat `klasik’ ini mudah dikenali dengan tampilan tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi dengan bakteri (yang terdapat dipermukaan kulit). Stres, hormon dan udara yang lembab dapat memperbesar kemungkinan infeksi jerawat karena menyebabkan kulit memproduksi minyak (yang merupakan tempat berkembang-biaknya bakteri). Jerawat yang disebabkan oleh hormon biasanya muncul di sekitar rahang dan dagu.
Pencegahan
• Untuk membunuh bakteri-bakteri penyebab jerawat, gunakan sabun muka yang mengandung benzoyl-peroxida, atau sabun sulfur.
• Gunakan masker anti bakteri/ jerawat seminggu sekali.
• Kalau obat-obat jerawat yang dijual bebas tidak ampuh, mintalah pada dokter kulit untuk meresepkan obat jerawat yang mengandung vitamin A derivatif seperti Retin-A.
Penyembuhan
• Untuk mengurangi peradangan dan membunuh bakteri, pakailah obat jerawat yang mengandung benzoyl-peroksida, atau bila kulit anda tidak tahan, gunakan produk yang mengandung sulfur, seperti Neo Medrol.
• Kalau obat-obat jerawat tadi tidak berhasil juga, mintalah resep salep yang mengandung antibiotik, salah satunya Garamicyn (bisa dibeli bebas). Salep ini bisa membunuh bakteri dan mengurangi pembengkakan juga peradangan.
TIPE 3: Cystic Acne (Jerawat Batu/Jerawat Jagung)
Bila anda merasa muka anda seperti pizza yang penuh topping, nah… inilah cystic-acne; jerawat yang besar, dengan tonjolan2 yang meradang hebat, berkumpul di seluruh muka (berbeda dengan jerawat biasa yang berkumpul di salah satu bagian muka). Inilah `godfather’nya jerawat, yang paling merusak tidak hanya secara fisik, tapi juga kepercayaan diri. Penderita cystic-acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang juga menderita jerawat jenis ini. Secara genetik, penderitanya memiliki :
(1) kelenjar minyak yang over-aktif yang membanjiri pori-pori dengan minyak,
(2) Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal, dan
(3) memiliki respons yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit.
Pencegahan
• Obat-obat jerawat yang dijual bebas tidak akan ampuh untuk jerawat jenis ini. Memakai scrub pun tidak akan ada hasilnya. Jalan satu-satunya adalah meminta dokter meresepkan pil antibiotik seperti tetracycline.
• Bila dalam sebulan tidak ada tanda-tanda perbaikan, mungkin dokter akan memberikan resep Accutane (kurang pasti di Indonesia sudah ada atau belum), obat yang efektif, tapi kontroversial. Meskipun penyembuhannya memakan waktu hingga 5 bulan, dan dapat mengakibatkan bayi cacat pada ibu hamil, tapi tetap saja dianggap sebagai obat mujarab pilihan terakhir.
Pengobatan
• Untuk jerawat batu yang hanya satu-dua, penyembuhan yang efektif adalah meminta dokter kulit menyuntik jerawat dengan cortisone, yang membuat jerawat ini sembuh dalam waktu 48 jam.
• Kalau kasusnya kronis, pil Accutane bisa dicoba, meskipun anda akan mengalami beberapa efek samping, seperti kulit yang kering dan bibir pecah-pecah yang parah (untuk kasus ini, minta dokter kulit anda meresepkan Acclovate, lip balm anti peradangan).
Jumat, 11 Januari 2008
AQUADA, SOLUSI TRANSPORTASI UNTUK DAERAH YANG SUKA BANJIR

Setiap tahun Jakarta pasti dilanda air bah. Selain sistem drainase yang buruk, banjir di wilayah ibukota negara ini juga biasanya diawali dengan hujan lebat yang berlangsung beberapa hari. Banyaknya volume air dari 13 sungai yang melintasi Jakarta yang berasal dari Bogor-Puncak-Cianjur, dan air laut yang sedang pasang menyebabkan nyaris 60% wilayah DKI Jakarta potensial terkena banjir dengan kedalaman mencapai hingga 5 meter di beberapa titik lokasi banjir. Bahkan jalan-jalan protokol seperti Jl MH Thamrin, Jl Jend Sudirman dan Jl Gatot Subroto pun tidak terhindar dari banjir. Dengan adanya fenomena global warming, diramalkan di tahun-tahun mendatang Jakarta akan dikepung banjir akibat air bah yang berasal dari Bogor dan air laut yang pasang naik di pantai utara Jakarta.
Mengantisapasi hal tersebut Gibbs Technologies akan memasok produk mereka yang bernama Aquada untuk Jakarta. Aquada adalah kendaraan yang dikembangkan oleh Gibbs Technologies ini menggunakan teknologi HSA atau High Speed Amphibian yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2003 yang lalu di Inggris. Gibbs Technologies berencana menjual lisensi teknologi HSA ini kepada pabrikan otomotif ternama di dunia. Namun, sebelumnya Gibbs Technologies bertekad untuk mendonasikan teknologi ini untuk Jakarta yang setiap tahun jalanannya selalu digenangi banjir.
“Kami yakin bahwa Aquada adalah moda transportasi yang paling cocok untuk Jakarta di kala musim hujan. Tatkala jalanan dipenuhi air, busway rancangan mantan Gubernur Sutiyoso pun pasti akan ngadat. Apalagi bajaj yang mempunyai mesin tidak tahan air. Namun, dengan Aquada semuanya jadi beres. Para eksekutif masih bisa keluar dari rumah mereka di Pantai Indah Kapuk yang terendam air menuju ke Bandara Cengkareng dengan mengendarai Aquada. Mereka tidak perlu khawatir meskipun jalan tol bandara terendam air,” kata Allan Gibbs, CEO Gibbs Technologies saat melihat banjir di jalanan Muara Baru, Jakarta Utara (28/12).
Aquada mampu menembus kecepatan 160km/jam di daratan dan 50km/jam saat berada di atas air. Daripada menambahkan roda di sebauh perahu atau menciptakan mobil yang bisa mengapung, Gibbs Technologies justru mendesain Aquada yang cocok baik untuk di darat maupun di air.
“Sejak awal kami memang merancang Aquada ini khusus untuk Indonesia. Nama Aquada itu sendiri memang berasal dari gabungan dua kata, yaitu AQUA (yang berarti air) dan DARAT (yang berarti bahwa kendaraan ini pun bisa berlari di DARATAN),” kata Gibbs sambil tersenyum setengah berkelakar.
Lebih lanjut Gibbs mengatakan bahwa kendaraan ini dapat dikendarai langsung menuju ke air dari daratan. “Hanya butuh sekitar lima detik agar roda-roda mobil masuk ke dalam dan kemudian tenaga mobil ini berpindah dari mesin empat silinder yang berkekuatan 175 tenaga kuda ke mesin jet propulsi. Sistem kami juga cocok diterapkan di kali Ciliwung yang sungainya penuh dengan sampah. Percayalah, mobil ini sangat cocok untuk kondisi Jakarta,” papar Gibbs tentang mobil ampibi seharga US$200,000 ini. Huahahahahaaaa….
Spesifikasi Teknis Aquada:
· Transmisi: Empat kecepatan otomatis
· Rem: Piringan bundar di empat roda
· Tires: F215×65, R225×60
· Pelek: F-16 X 6.5J; Alloy 6-spoke
· Kapasitas BBM: 57 liter
· Tipe BBM: 95 Ron Tanpa Timbal
· Berat: 1,350 kg
Jumat, 04 Januari 2008
10 Kebiasaan yang dapat Merusak Otak
1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.
2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatka n penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.
4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protei n dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakse imbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.
5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.
9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomu nikasi akan menyebabkan kemampuan intelek tual otak jadi kurang terlatih.
www.iloveblue.com
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.
2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatka n penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.
4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protei n dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakse imbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.
5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.
9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomu nikasi akan menyebabkan kemampuan intelek tual otak jadi kurang terlatih.
www.iloveblue.com
Langganan:
Postingan (Atom)
